catatan kecil tentang unicast, broadcast dan multicast

Unicast

Unicast adalah istilah untuk mendefinisikan suatu proses komunikasi dimana data informasi dikirimkan dari satu titik ke titik lain.

Dalam unicast hanya ada satu pengirim dan satu penerima, atau paket data yang dikirimkan dari satu sumber ke satu tujuan.

Transmisi unicast bekerja pada TCP, contoh nya http, smtp, ftp dan telnet serta kartu Ethernet dan IP networks/pengalamatan IP mendukung unicast

bentuk transmisi unicast masih menjadi bentuk transmisi utama yang ini digunakan pada jaringan LAN ataupun internet

Broadcast
Dalam broadcast paket data yang dikirimkan berasal dari satu komputer dan dikirimkan ke semua komputer yang ada pada jaringan, sehingga semua komputer pada jaringan menerima semua paket data tersebut.

Hampir semua ethernet mendukung Transmisi Broadcast ini, dan address resolution protocol (arp), Network layer protocols (IPv4) juag mendukung broadcast

Pada address resolution protocol (arp) broadcast dipakai untuk mengirimkan address resolution query untuk mengetahui masing IP pada komputer di jaringan

Multicast

Dalam Multicast paket data dikirimkan dari satu/beberapa komputer ke sejumlah komputer pada jaringan.

Pengirim bisa lebih dari satu dan dikirimkan ke sejumlah penerima, Multicast bekerja pada protokol UDP

Dalam Multicast paket data dikirimkan dari satu/beberapa komputer ke sejumlah komputer pada jaringan.

Pengirim bisa lebih dari satu dan dikirimkan ke sejumlah penerima
Multicast bekerja pada protokol UDP

Tidak seperti transmisi broadcast (yang digunakan pada beberapa LAN), klien multicast dapat menerima paket Sdata hanya jika sebelumnya mereka telah memilih untuk melakukannya (dengan bergabung ke alamat grup multicast yang spesifik).

catatan kecil tentang Duplex atau komunikasi 2 arah

Duplex adalah sebuah istilah dalam bidang telekomunikasi yang merujuk kepada komunikasi dua arah.

Terdapat dua metode duplexing, yakni

  • Full-duplex
  • Half-duplex
  • Simplex (jarang dipakai)

Full-duplex

Dalam komunikasi full-duplex, dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama, dan umumnya membutuhkan dua jalur komunikasi.

Komunikasi full-duplex juga dapat diraih dengan menggunakan teknik multiplexing, di mana sinyal yang berjalan dengan arah yang berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda.

Kelebihan Full Duplex :

  • Penerima dan pengirim dapat berkomunikasi secara serentak
  • Data dapat dikirim dari dua arah pada Transmisi Data

Kelemahan Full Duplex :

  • Teknik ini memotong kecepatan transmisi yang terjadi dan mungkin menjadi setengahnya.

Half-duplex

Half-duplex merupakan sebuah mode komunikasi di mana data dapat ditransmisikan atau diterima secara dua arah tapi tidak dapat secara bersama-sama.

Contoh paling sederhana adalah walkie-talkie, di mana dua penggunanya harus menekan sebuah tombol untuk berbicara dan melepaskan tombol tersebut untuk mendengar.

Ketika dua orang menggunakan walkie-talkie untuk berkomunikasi pada satu waktu tertentu, hanya salah satu di antara mereka yang dapat berbicara sementara pihak lainnya mendengar.

Jika kedua-duanya mencoba untuk berbicara secara serentak, kondisi “collision” (tabrakan) pun terjadi dan kedua pengguna walkie-talkie tersebut tidak dapat saling mendengarkan apa yang keduanya kirimkan.

Kelebihan Half Dupleks :

  • transmisi data dilakukan dalam dua arah,

Kekurangan Half Duplex :

  • tidak dalam waktu yang bersamaan diterima secara dua arah tapi tidak dapat secara bersama-sama

Simplex

Simplex adalah salah satu bentuk komunikasi antara dua belah pihak, di mana sinyal-sinyal dikirim secara satu arah.

Metode transmisi ini berbeda dengan metode full-duplex yang mampu mengirim sinyal dan menerima secara sekaligus dalam satu waktu, atau half-duplex yang mampu mengirim sinyal dan menerima sinyal meski tidak dalam satu waktu.

Transmisi secara simplex terjadi di dalam beberapa teknologi komunikasi, seperti siaran televisi atau siaran radio.

Transmisi simplex tidak digunakan dalam komunikasi jaringan karena node-node dalam jaringan umumnya membutuhkan komunikasi secara dua arah. Memang, beberapa komunikasi dalam jaringan, seperti video streaming, terlihat seperti simplex, tapi sebenarnya lalu lintas komunikasi terjadi secara dua arah, apalagi jika protokol TCP yang digunakan sebagai protokol lapisan transportnya.

referensi :


catatan kecil tentang network comunications

Dasar Elemen komunikasi

  • •    Pesan dan
  • •    Informasi

Keduanya harus dikirim dari satu individu ke individu lain, dr  kelompok ke kelompok lain atau dari alata ke alat lain, dan kemungkinan dari ketiga itu atau anda punya optional lain ??
Ya ng jelas, elemen terpenting adalah

  • •    Sumber pesan/pengirim
  • •    Tujuan/penerima
  • •    Chanel atau medium, hmm apa ya pokok ny alat yang dapat mengantarkan pesan n inforamasi deh

Hmm klo d dunia komunikasi, ada network yaitu jaringan yang dapat mengirimkan berbagai bentuk informasi ke setiap anggota dari jaringan tersebut (pengertian versi gw lho :D )
Ketika pesan/informasi dikirim dalam networks pesan2 itu akan diubah menjadi bentuk biner atai bit2 yang kemudian dikirm dan di ubah lagi kebentuk asal nya agar sipengirim dapat megerti pesan apa yang dikirm tsb.

Dalam pengiriman data pada jaringan sebenar nya data yang berukuran besar dipecah2(segementasi) pada saat pengiriman dengan tujuan reliability, managable data (lebih mudah “memanage” data dalam networks) dan dapat mengirimkan bermacam data dalam satu data atau multiplexing

Multiplexing = proses dimana data digital yang bermacam jenis nya disatukan dalam satu sinyal.

Tujuan lain dr segmentation adalah menambah reliability pada komunikasi network, pesan yang terpecah2 tadi tidak harus melalui jalur yang sama dalam perjalanan nya dalam jaringan.
Jika terjadi kepadatan pada jalur komunikasi jaringan sehingga beberapa pesan gagal dikirimkan,masih akan ada pesan yang bisa dikirimkan, pesan yang tidak mengalami kepadatan traffic tentunya dapat dikirimkan melalui jalur alternatif untuk mencapai tujuan nya.
Sehingga jika bagian dari pesan itu belum lengkap karena sebagian hilang tidak terkirim maka pesan2 yang hilang/belum terkirim saja yang akan dikirimkan ulang.

Kelemahan dari segmentation dan multiplexing adalah kompleksitas dalam proses pengirimannya.
Dalam network communications, setiap segment dari pesan/message harus melalui process yang sama untuk memastikan agar pesan sampai pada tujuan yang benar dan bisa dikumpulkan/digabungkan lagi content-ny menjadi pesan asli sebelum dipecah.
Bermacam tipe device ikut mempengaruhi dalam memastikan pecahan2 pesan dapat sampai dengan sempurna (faktor relibility) ke tujuan nya
Devices/medium dan sevices/process adalah elemen penting dalam network.

  • •    Devices dan medium adalah elemen fisik yang terlihat (hardware)
  • •    Services/processes adalah program komunikasi (software), network services menyediakan response ketika ada permintaan (ex: e-mail hosting services), processes berfungsi mengarahkan pesan dalam network

ayam kampret!!!

kancrut kampret, hr minggu cerah ini gw dapet kejutan, kamar gw di bikin kacau ma ayam jago liar y tb2 masuk kamar gw….

tuh si binatang jalang tb2 aja masuk kamar, emg udah ada perasaan gw mw nutup pintu kosan,  tw ny tu ayam masuk seenak pantat ny aja…….

begitu masuk langsung diem d pojokan kamar, nah secara gw y punya kamar ga mw dong berduaan ma ayam (ntr y ketiga ny setan lagi) yaudah gw usir tu ayam, eh tu ayam malah tawaf di kamar gw nginjek2 baju y br aja gw lipet, ga lupa tu ayam memproklamirkan diri klo dia naek pangkat alias naek meja, di injek2 pula buku2 + qur`an gw (hahaha gini2 gw anak sholeh lo…wkkwkwk)

dihati gw sumpahin tu ayam biar mati ny kagak wajar. akhir nya inisiatip deh gw buka pintu lebar2 terus gw giring tu ayam…

dengan perasaan sedikit lega tu ayam keluar kamar gw juga, tb2 bisikan setan ngebisikin telinga gw “tu ayam udah bikin kamar gw berantakan minimal kudu ngerasain sesuatu y ga bakal dilupain seumur hidup ny, hehehe”

begitu tu ayam keluar gw liat sendal jepit y nganggur didepan pintu kagak pikir panjang tu ayam gw lempar pk sendal jepit wkwkwkw….

eh tu ayam malah masuk lagi ke kamar gw kampret………..

ters gw berjuang lg deh ngeluarin tu ayam, dengan susah payah akhirny tu ayam keluar jg, n gw lempar lagi pk sendal

dan demikian lah hr minggu gw y membosankan y gw rencanakan mw bermalas2an kembali tenang

 

cara kerja RC4, mudah2n dapat dimengerti:))

gw ga akan nerangin sejarah RC4 ato apalah, kalian bs cr dmn2 banyak terutama wikipedia . . .

ok, langsung aja ya…

Algoritma RC4 memiliki dua fase
- setup kunci dan
- pengenkripsian.

Setup untuk kunci adalah fase pertama dan yang paling sulit dalam algoritma ini.
Dalam setup N-bit kunci (N merupakan panjang dari kunci),

kunci enkripsi digunakan untuk menghasilkan variabel enkripsi yang menggunakan dua buah array
- array state dan
- array kunci,

dan sejumlah-N hasil dari operasi penggabungan.

Operasi penggabungan ini terdiri dari (untuk meregenerate keystream, keystream = Pembangkit aliran-bit-kunci)
- pemindahan(swapping) byte,
- operasi modulo, dan
- rumus lain. WTF rumus laennya apaan…geblek bener :( (

sebenerny pemindahan(swapping) byte, operasi modulo, adalah bagian dr KSA (key-scheduling algorithm )
KSA ini berisi secret internal state , ntar dibawah dicontohkan dengan array S (Si dan Sk )
KSA ini nanti nya akan menghasilkan (A permutation of all 256 possible bytes (denoted “S” below))
permutasi dr 256 kemungkinan bytes yang ada pada array S, permutasi diinisialisasi dengan panjang kunci
dan melakukan swaping

kemudian “rumus lain” yang dimaksud adalah pseudo-random generation algorithm (PRGA) sesuai nama ny
PRGA ini digunakan untuk mendapatkan byte acak untuk enkripsi

contoh cara kerja algoritma RC4 dengan menggunakan empat bit kunci

Buat array state Si berukuran 4 byte, yang memiliki nilai 0 sampai dengan 3

Si = 0   1   2    3

S0 = 0
S1 = 1
S2 = 2
S3 = 3

array state Si ini digunakan untuk menghasilkan variabel enkripsi, kunci enkripsi

Buat array kunci Ki berukuran 4 byte, yang memiliki nilai pengulangan dari
kunci untuk memuat keseluruhan isi array.

Ki = 1   7  1  7

K0 = 1
K1 = 7
K2 = 1
K3 = 7

array kunci ki ini digunakan untuk menghasilkan variabel enkripsi, kunci enkripsi

2 array ini Si dan Ki digunakan untuk menghasilkan variabel enkripsi
langkah selanjut nya adalah menggabungkan kedua array itu, Si dan Ki….

tetapi dalam pemrograman kita akan menggunakan perulangan, sehinggga butuh variabel yang digunakan untuk meng-index array Si dan Ki, sehingga dimungkinkan penggabungan array dengan perulangan….

oke, buat variabel i dan f, kemudian inisialisasi keduanya dengan nilai nol

berikut rumus iterasi ny…( f + Si + Ki ) mod 4

( f  +  Si + Ki  ) mod 4
f = var_index
Si = array_state
Ki = array_kunci

berikut ini langkah iterasi ny…. Lanjut membaca