setting gateway pada router cisco sebenar ny gak susah2 amat ternyata setelah gw coba, walopun dengan try n error…
disini gw melakukan setting dengan packet tracer 5, lumayan lah daripada lumanyun…
untuk tmn2 yang bs praktek dengan router cisco aseli silahkan saja, pasti bs d implementasikan coz gw dah nyoba
)
lbh aman pk simulator ny memang apa lg klo elo ngoprek2 router punya kampus takut rusak, hahahaha…………..
yuk mari kita langsung saja, dibawah ini contoh susunan jaringan nya :

oke masuk ke console dari router, klo anda diminta password coba dengan memakai password “cisco” dan jika anda diminta settingan wizard dari router jawab saja no a.k.a ketik “n” dan enter…
oke saya asumsikan router anda sudah selesai loading dan sudah masuk console…
ayo kita mulai settingan nya..
aktifkan console untuk konfigurasi dengan perintah “enable”
Router>
Router>enable
kemudian ketik perintah “configure”, saya yakin anda mengerti maksud perinta ini. kemudian ketik perintah terminal untuk melakukan konfigurasi pada terminal
Router#configure
Configuring from terminal, memory, or network [terminal]? terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
kemudian kita akan melakukan konfigurasi pada interface router, interface router biasa ny terdiri dari fastEthernet0/0 dan fastEthernet0/1 atau beberapa port serial0/0, jika anda inginmelihat interface apa saja yang tersedia pada router ketik perintah “show interface”, disini kita setting ip address fastEthernet0/0 dan fastEthernet0/1, dengan alamat :
pernah membuka dialog properties drive atau HD anda pada windblown
bingung melihat kapasitas HD anda pada dialog properties windblown anda tidak sama dengan kapasitas fisik yang tertera pada fisik HD.
jangan heran, ini bukan karena kerusakan pada HD anda atau ada bad sector atau juga ada segrombolan virus yang ganas sedang memangsa space HD anda.
hal itu sangat normal bro….
Bukan ada space HD yg hilang tetapi perbedaan satuan antara yg diberikan pabrik HD dengan satuan biner di dunia komputer !
banyak orang salah mengerti hal ini, padahal bukan karena dipakai oleh file system lho….
Untuk mencari tahu dari mana asal nya mari kita hitung secara matematika:
1 Giga (versi pabrik) = 10^9
1 Giga (versi computer) = 2^30
Maka jika HD anda 40 GB = 40x(10^9) : 2^30 = 37.3 GB
Klo HD anda 80 GB = 80x(10^9) : 2^30 = 74.5 GB
dan klo HD gw 160 GB = 160x(10^9) : 2^30 = 149 GB
Silahkan hitung dan cek untuk kapasitas HD lain nya:
4 GB = 3.8 GB
8 GB = 7.6 GB
160 GB= 149 GB
320 GB = 298 GB
500 GB= 465.6 GB
1 TB = 931.3 GB
thx untuk om notox on idws
Unicast
Unicast adalah istilah untuk mendefinisikan suatu proses komunikasi dimana data informasi dikirimkan dari satu titik ke titik lain.
Dalam unicast hanya ada satu pengirim dan satu penerima, atau paket data yang dikirimkan dari satu sumber ke satu tujuan.
Transmisi unicast bekerja pada TCP, contoh nya http, smtp, ftp dan telnet serta kartu Ethernet dan IP networks/pengalamatan IP mendukung unicast
bentuk transmisi unicast masih menjadi bentuk transmisi utama yang ini digunakan pada jaringan LAN ataupun internet

Broadcast
Dalam broadcast paket data yang dikirimkan berasal dari satu komputer dan dikirimkan ke semua komputer yang ada pada jaringan, sehingga semua komputer pada jaringan menerima semua paket data tersebut.
Hampir semua ethernet mendukung Transmisi Broadcast ini, dan address resolution protocol (arp), Network layer protocols (IPv4) juag mendukung broadcast
Pada address resolution protocol (arp) broadcast dipakai untuk mengirimkan address resolution query untuk mengetahui masing IP pada komputer di jaringan

Multicast
Dalam Multicast paket data dikirimkan dari satu/beberapa komputer ke sejumlah komputer pada jaringan.
Pengirim bisa lebih dari satu dan dikirimkan ke sejumlah penerima, Multicast bekerja pada protokol UDP
Dalam Multicast paket data dikirimkan dari satu/beberapa komputer ke sejumlah komputer pada jaringan.
Pengirim bisa lebih dari satu dan dikirimkan ke sejumlah penerima
Multicast bekerja pada protokol UDP
Tidak seperti transmisi broadcast (yang digunakan pada beberapa LAN), klien multicast dapat menerima paket Sdata hanya jika sebelumnya mereka telah memilih untuk melakukannya (dengan bergabung ke alamat grup multicast yang spesifik).

Duplex adalah sebuah istilah dalam bidang telekomunikasi yang merujuk kepada komunikasi dua arah.
Terdapat dua metode duplexing, yakni
Dalam komunikasi full-duplex, dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama, dan umumnya membutuhkan dua jalur komunikasi.
Komunikasi full-duplex juga dapat diraih dengan menggunakan teknik multiplexing, di mana sinyal yang berjalan dengan arah yang berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda.
Kelebihan Full Duplex :
Kelemahan Full Duplex :
Half-duplex merupakan sebuah mode komunikasi di mana data dapat ditransmisikan atau diterima secara dua arah tapi tidak dapat secara bersama-sama.
Contoh paling sederhana adalah walkie-talkie, di mana dua penggunanya harus menekan sebuah tombol untuk berbicara dan melepaskan tombol tersebut untuk mendengar.
Ketika dua orang menggunakan walkie-talkie untuk berkomunikasi pada satu waktu tertentu, hanya salah satu di antara mereka yang dapat berbicara sementara pihak lainnya mendengar.
Jika kedua-duanya mencoba untuk berbicara secara serentak, kondisi “collision” (tabrakan) pun terjadi dan kedua pengguna walkie-talkie tersebut tidak dapat saling mendengarkan apa yang keduanya kirimkan.
Kelebihan Half Dupleks :
Kekurangan Half Duplex :
Simplex
Simplex adalah salah satu bentuk komunikasi antara dua belah pihak, di mana sinyal-sinyal dikirim secara satu arah.
Metode transmisi ini berbeda dengan metode full-duplex yang mampu mengirim sinyal dan menerima secara sekaligus dalam satu waktu, atau half-duplex yang mampu mengirim sinyal dan menerima sinyal meski tidak dalam satu waktu.
Transmisi secara simplex terjadi di dalam beberapa teknologi komunikasi, seperti siaran televisi atau siaran radio.
Transmisi simplex tidak digunakan dalam komunikasi jaringan karena node-node dalam jaringan umumnya membutuhkan komunikasi secara dua arah. Memang, beberapa komunikasi dalam jaringan, seperti video streaming, terlihat seperti simplex, tapi sebenarnya lalu lintas komunikasi terjadi secara dua arah, apalagi jika protokol TCP yang digunakan sebagai protokol lapisan transportnya.

Dasar Elemen komunikasi
Keduanya harus dikirim dari satu individu ke individu lain, dr kelompok ke kelompok lain atau dari alata ke alat lain, dan kemungkinan dari ketiga itu atau anda punya optional lain ??
Ya ng jelas, elemen terpenting adalah
Hmm klo d dunia komunikasi, ada network yaitu jaringan yang dapat mengirimkan berbagai bentuk informasi ke setiap anggota dari jaringan tersebut (pengertian versi gw lho
)
Ketika pesan/informasi dikirim dalam networks pesan2 itu akan diubah menjadi bentuk biner atai bit2 yang kemudian dikirm dan di ubah lagi kebentuk asal nya agar sipengirim dapat megerti pesan apa yang dikirm tsb.
Dalam pengiriman data pada jaringan sebenar nya data yang berukuran besar dipecah2(segementasi) pada saat pengiriman dengan tujuan reliability, managable data (lebih mudah “memanage” data dalam networks) dan dapat mengirimkan bermacam data dalam satu data atau multiplexing
Multiplexing = proses dimana data digital yang bermacam jenis nya disatukan dalam satu sinyal.
Tujuan lain dr segmentation adalah menambah reliability pada komunikasi network, pesan yang terpecah2 tadi tidak harus melalui jalur yang sama dalam perjalanan nya dalam jaringan.
Jika terjadi kepadatan pada jalur komunikasi jaringan sehingga beberapa pesan gagal dikirimkan,masih akan ada pesan yang bisa dikirimkan, pesan yang tidak mengalami kepadatan traffic tentunya dapat dikirimkan melalui jalur alternatif untuk mencapai tujuan nya.
Sehingga jika bagian dari pesan itu belum lengkap karena sebagian hilang tidak terkirim maka pesan2 yang hilang/belum terkirim saja yang akan dikirimkan ulang.
Kelemahan dari segmentation dan multiplexing adalah kompleksitas dalam proses pengirimannya.
Dalam network communications, setiap segment dari pesan/message harus melalui process yang sama untuk memastikan agar pesan sampai pada tujuan yang benar dan bisa dikumpulkan/digabungkan lagi content-ny menjadi pesan asli sebelum dipecah.
Bermacam tipe device ikut mempengaruhi dalam memastikan pecahan2 pesan dapat sampai dengan sempurna (faktor relibility) ke tujuan nya
Devices/medium dan sevices/process adalah elemen penting dalam network.